
Daftar Isi
Yogyakarta, dynamiccity Indonesia
—
Pihak keluarga mengenang momen-momen terakhir bersama Susilo Nugroho alias
Den Baguse Ngarso
sebelum aktor teater legendaris meninggal dunia pada Senin (21/9).
Sukanti selaku kakak mengungkapkan bahwa mereka masih sempat berkumpul dan mengobrol hangat di angkringan. Susilo juga disebut masih tampak sehat dan beraktivitas normal hingga sehari sebelum meninggal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Malam sebelumnya sama saya
jagongan
(duduk santai bercengkrama), itu malah sehari ketemu dua kali, sore
ngangkring
terus pulang, terus malamnya
ngangkring
lagi, enggak apa-apa beliau,” tutur Sukanti, Senin (21/9) malam.
Sukanti menuturkan, di mata keluarga, Susilo merupakan pribadi yang cenderung serius saat berinteraksi dengan sanak saudara.
Namun, sifat humoris almarhum langsung mencair setiap kali ia duduk nongkrong bersama tetangga di lingkungan angkringan.
[Gambas:Video dynamiccity]
Susilo Nugroho atau Den Baguse Ngarso dinyatakan meninggal dunia pada Senin (21/9) sore pukul 17.00 WIB. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai penyebab sang seniman meninggal dunia.
Terkait kepastian pemakaman, pihak keluarga saat ini masih menunggu kondisi istri almarhum lebih tenang sebelum menentukan opsi lokasi tempat pemakaman keluarga yang ada.
Suasana rumah duka sendiri kini telah dipadati pelayat, sementara jenazah Susilo masih berada di Rumah Sakit Bethesda.
Lahir pada 5 Januari 1959, Susilo Nugroho mengasah bakat seni perannya sejak 1977. Nama panggung Den Baguse Ngarso melekat kuat berkat perannya sebagai priayi sombong dan berucap pedas dalam serial Mbangun Deso di TVRI Yogyakarta.
Kiprahnya di dunia seni pertunjukan makin kokoh usai mendirikan kelompok Teater Gandrik pada 1983 bersama Heru Kesawa Murti, Jujuk Prabowo, Sepnu Heryanto, dan Saptaria Handayaningsih.
(kum/chri)
Baca lagi: Trump Klaim Rusia Kehilangan BBM Diesel Imbas Perang dengan Ukraina
Baca lagi: FOTO: Warga Kenya Kini Demam Cosplay ala Jepang
Baca lagi: Menag Nasaruddin Incar Dana Umat Tak Puasa Ramadan hingga Rp3 T



