Merasa Terus Dipojokkan, Kubu Sarwendah Ingatkan Akibatnya ke Ruben

Jakarta, dynamiccity Indonesia

—

Pihak

Sarwendah

memperingatkan bahwa bila klien mereka terus dipojokkan, oleh kubu Ruben Onsu atau pun pihak lainnya, maka akan berdampak pada anak-anak mereka.

Menurut pengacara Sarwendah, Chris Sam Siwu, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (22/7), anak-anak secara alami akan membela ibunya bila terus melihat disakiti di ruang publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Perlu dipahami juga, mungkin ini buat masukan juga kepada kuasa hukum RO, bahwa semakin ibunya anak-anak ini terus dipojokkan, disakiti, kita sebagai seorang anak pasti akan membela mati-matianlah ibu kita,” kata Chris Sam Siwu.

“Jadi hati-hati juga kalau nanti terus-terusan di-

framing

, dibalikkan, diputarbalikkan sesuatu yang enggak benar, membuat klien kami terus menangis, dan anak-anaknya melihat. Anak-anaknya juga makin tidak sayang nanti dengan orang yang memojokkan klien kami.”

Chris juga mengingatkan bahwa pihak mana pun yang memojokkan Sarwendah, berarti juga menyenggol anak-anak perempuan tersebut. Ia juga menilai berbagai ‘framing’ yang diberikan kepada Sarwendah tidaklah elok dilakukan di ruang publik.

“Jadi ya kita sudahi dululah terkait penggiringan opini. Sudah ada ranahnya untuk hak asuh, nanti terhadap gana-gini, ada ranahnya lagi. Monggo, silakan kita buka lagi mungkin dengan gugatan gana-gini, silakan,” kata Chris. “Prinsipnya, klien kami ingin hidup tenang.”

Ruben Onsu dan Sarwendah kini tengah bertarung terhadap hak asuh anak kedua anak mereka. Keduanya telah menjalani agenda mediasi perdana pada Rabu (22/7) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Mantan pasangan suami istri tersebut menilai proses mediasi perdana berlangsung lancar, tapi mereka memilih belum membeberkan materi pembahasan karena mediasi masih akan berlanjut.

Selanjutnya agenda mediasi kedua akan digelar pada 6 Agustus 2026. Agenda mediasi sendiri dijadwalkan akan berlangsung selama maksimal 30 hari.

Perseteruan rebutan hak asuh anak ini jadi yang pertama kalinya buat mantan pasangan tersebut, mengingat ketika berpisah pada 2024, Sarwendah dan Ruben Onsu tidak meributkan soal hak asuh kedua anak mereka.

Gugatan yang diajukan Ruben Onsu pada 30 Juni 2026 dilandasi alasan ia merasa tidak mendapatkan haknya sebagai ayah terkait pengasuhan yang sudah disepakati saat Ruben dan Sarwendah bercerai, yakni waktu bersama anak 2-3 hari sepekan.

(van/end)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video dynamiccity]

Baca lagi: Indonesia Beli 12 Pesawat Tempur Leonardo M-346 F Buatan Italia

Baca lagi: AS Teken Kerja Sama Nuklir dengan Saingan Israel, Apa Kata Netanyahu?

Baca lagi: Merasa Terus Dipojokkan, Kubu Sarwendah Ingatkan Akibatnya ke Ruben

8 Responses

  1. Wah, penjelasan yang luar biasa informatif. Sangat mencerahkan pikiran saya mengenai topik ini. Bagi yang sedang mencari bacaan pendukung, silakan kunjungi https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297307881_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320054532_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320744417_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296976769_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297083647_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320539442_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297598718_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320230849_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297380767_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320010038_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297151729_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320194285_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296903891_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297337906_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296992091_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297605001_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320631288_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320076777_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297630108_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320058765_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296933778_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320052466_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296985672_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297490337_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297635282_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320505738_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297519019_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297595842_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320371849_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297121448_htm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: